Chelsea diperkirakan akan cukup aktif pada bursa transfer musim dingin Januari 2026. Namun, alih-alih fokus mendatangkan pemain baru, klub asal London Barat tersebut justru lebih berpotensi melepas sejumlah nama yang tak lagi masuk rencana utama pelatih Enzo Maresca di ajang Premier League.
Situasi kelebihan pemain di dalam skuad membuat manajemen The Blues mulai membuka opsi penjualan. Di sisi lain, beberapa pemain membutuhkan menit bermain reguler demi menjaga peluang tampil bersama tim nasional masing-masing, terutama menjelang Piala Dunia 2026.
Kondisi tersebut mendorong Chelsea untuk merapikan komposisi tim. Meski Enzo Maresca dikenal cukup fleksibel dalam melakukan rotasi, tidak semua pemain bisa mendapatkan waktu bermain ideal sepanjang paruh pertama musim. Hal ini memicu keinginan pindah, baik dari sisi pemain maupun sebagai bagian dari strategi klub.
Langkah melepas pemain pada Januari 2026 juga sejalan dengan rencana jangka menengah Chelsea, yakni menyeimbangkan skuad sekaligus menambah dana segar guna mempersiapkan bursa transfer musim panas 2026.
Enam Pemain Masuk Daftar Potensial Hengkang
Mengutip laporan Football London, setidaknya ada enam pemain yang berpeluang meninggalkan Stamford Bridge pada jendela transfer musim dingin mendatang. Mereka adalah Raheem Sterling, Axel Disasi, Facundo Buonanotte, Filip Jorgensen, Benoit Badiashile, dan Tosin Adarabioyo.
Keenam pemain tersebut disebut mulai mencari peluang di klub lain karena minimnya kesempatan tampil bersama Chelsea sepanjang paruh pertama musim 2025–2026.
Nama Raheem Sterling dan Axel Disasi sejatinya sudah masuk daftar jual sejak bursa transfer musim panas 2025. Chelsea kembali membuka peluang melepas keduanya pada Januari 2026 karena dinilai tidak lagi menjadi bagian penting dari rencana Enzo Maresca.
Situasi serupa juga dialami Facundo Buonanotte. Gelandang asal Argentina yang bergabung dengan status pinjaman dari Brighton itu kesulitan mendapatkan menit bermain. Bahkan saat Cole Palmer harus absen cukup lama akibat cedera, Buonanotte tetap tidak mendapat peran signifikan di tim utama.
Badiashile, Tosin, dan Jorgensen Kurang Menit Bermain
Sementara itu, Benoit Badiashile dan Tosin Adarabioyo juga jarang mendapat kesempatan tampil. Kondisi ini membuat peluang mereka untuk kembali dipanggil ke tim nasional masing-masing semakin kecil.
Padahal, Chelsea sebenarnya memiliki kebutuhan tambahan di lini belakang, mengingat Levi Colwill mengalami cedera ACL dan Wesley Fofana belum mampu tampil konsisten di setiap pertandingan. Namun demikian, Badiashile dan Tosin tetap belum menjadi pilihan utama Maresca.
Nasib serupa dialami Filip Jorgensen. Kiper tersebut dikabarkan telah mantap untuk meninggalkan Chelsea setelah kalah bersaing dengan Robert Sanchez, yang lebih dipercaya sebagai penjaga gawang utama oleh sang pelatih.
Syarat Maresca Jika Pemain Dilepas
Meski tidak keberatan jika para pemain tersebut hengkang demi mendapatkan waktu bermain yang lebih baik, Enzo Maresca disebut mengajukan satu syarat penting kepada manajemen klub.
Jika Chelsea benar-benar melepas keenam pemain itu pada Januari 2026, pelatih asal Italia tersebut meminta klub mendatangkan pengganti dengan kualitas setara. Hal ini dinilai krusial agar keseimbangan dan daya saing Chelsea di Premier League tetap terjaga hingga akhir musim.
Dengan potensi “cuci gudang” pada bursa transfer musim dingin mendatang, Chelsea diprediksi akan menjadi salah satu klub yang paling menarik untuk disorot pada Januari 2026.