Lunasport.net – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia tak hanya menjadi perhatian publik di Tanah Air, tetapi juga mendapat sorotan dari media internasional.
Media Vietnam, Soha, menilai keputusan PSSI menunjuk Herdman sebagai juru taktik Skuad Garuda pada Sabtu (3/1/2026) sebagai langkah yang jauh dari prediksi banyak pihak.
Soha menyebut sebelumnya berkembang anggapan bahwa Indonesia akan kembali menggunakan pelatih asal Belanda demi menyesuaikan dengan banyaknya pemain keturunan di tim nasional.
“Sempat ada anggapan bahwa Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) akan terus menggunakan pelatih asal Belanda agar lebih dekat dengan para pemain blasteran, namun ternyata bukan itu yang terjadi,” tulis Soha.
Faktanya, PSSI justru menunjuk pelatih asal Inggris, menjadikan Herdman sebagai pelatih Inggris kedua dalam sejarah Timnas Indonesia setelah Peter Withe.
Kontrak Dua Tahun, Tangani Timnas Senior dan U-23
John Herdman menandatangani kontrak dua tahun bersama Timnas Indonesia, dengan opsi perpanjangan dua tahun.
Selama masa tugasnya, pelatih berusia 50 tahun itu akan memimpin Timnas senior dan Timnas U-23, menandai kepercayaan penuh PSSI terhadap perannya dalam pembangunan jangka panjang sepak bola nasional.
Perbandingan dengan Era Peter Withe
Dalam analisanya, Soha membandingkan Herdman dengan Peter Withe, yang melatih Timnas Indonesia pada periode 2004–2007.
Di bawah asuhan Withe, Indonesia mencatat prestasi penting di level Asia Tenggara, termasuk menembus final Piala AFF, yang hingga kini masih dikenang oleh para pendukung Skuad Garuda.
“Di bawah kepemimpinan Peter Withe, tim Indonesia menorehkan prestasi signifikan di Asia Tenggara, terutama dengan mencapai final Piala AFF, yang meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar,” tulis Soha.
Dinilai Pelatih Modern dengan Visi Jelas
Soha menilai penunjukan Herdman mencerminkan keinginan PSSI untuk menghadirkan pelatih modern dengan pengalaman internasional yang luas.
Menurut media Vietnam tersebut, pelatih asal Inggris dikenal memiliki pemahaman taktik, organisasi tim, serta gaya kerja profesional.
“Fakta bahwa PSSI terus menaruh kepercayaan pada pelatih asal Inggris menunjukkan arah yang jelas dari sepak bola Indonesia dalam mencari pelatih modern dengan pengalaman internasional yang kaya,” lanjut Soha.
Harapan Menuju Level Lebih Tinggi
Bergabungnya John Herdman disebut membawa harapan baru bagi Timnas Indonesia, terutama di tengah dinamika dan ketidakstabilan di kursi pelatih beberapa tahun terakhir.
Soha meyakini Herdman mampu membangun fondasi jangka panjang, mulai dari gaya bermain, sistem tim, hingga pengembangan pemain.
“Dengan pelatih kepala Inggris kedua dalam sejarahnya, sepak bola Indonesia menunjukkan tekad untuk berinovasi dan ambisinya untuk melangkah lebih jauh, tidak hanya di kompetisi regional tetapi juga menargetkan level yang lebih tinggi di masa depan,” pungkas Soha.