Lunasport.com – Klub Serie A, Inter Milan, dikabarkan mulai membuka jalur komunikasi dengan Galatasaray terkait masa depan Davide Frattesi. Situasi ini berpotensi menggagalkan rencana Juventus yang sebelumnya menaruh minat besar pada gelandang timnas Italia tersebut.
Ketertarikan Galatasaray muncul di tengah menurunnya peran Frattesi bersama Inter Milan sepanjang musim ini. Minimnya menit bermain membuat pemain kelahiran Roma, 22 September 1999 itu, masuk radar sejumlah klub Eropa.
Juventus sempat berada di barisan terdepan untuk merekrut Frattesi demi memperkuat lini tengah mereka. Namun, arah transfer sang pemain kini justru mengarah ke luar Liga Italia.
Peran Frattesi Terus Menyusut di Inter
Davide Frattesi menjalani periode sulit sejak dipermanenkan Inter Milan pada musim panas 2024. Padahal, saat masih berstatus pemain pinjaman, ia kerap mendapat kepercayaan tampil reguler.
Situasi berubah drastis, baik di era Simone Inzaghi maupun setelah kursi pelatih diambil alih Cristian Chivu. Di bawah asuhan Chivu, Frattesi lebih sering menghuni bangku cadangan.
Sejak Oktober 2025, gelandang berusia 26 tahun itu hanya sesekali mendapatkan menit bermain dan jarang dipercaya sebagai starter, baik di Serie A maupun kompetisi lain.
Galatasaray Masuk, Juventus Tertutup
Kondisi tersebut awalnya dimanfaatkan Juventus yang ingin memboyong Frattesi untuk berduet dengan Manuel Locatelli dan Khephren Thuram.
Namun, langkah Bianconeri menemui jalan buntu. Inter Milan disebut enggan melepas Frattesi ke rival langsung di Serie A. Bahkan, pintu negosiasi dikabarkan telah ditutup untuk Juventus, Napoli, dan AS Roma.
Situasi ini membuka peluang bagi Galatasaray yang bergerak lebih agresif di bursa transfer.
Menurut laporan Gianluca Di Marzio, Galatasaray telah mengajukan proposal resmi kepada Inter Milan. Sang pemain juga disebut ingin segera mengembalikan kariernya ke jalur terbaik.
Minimnya kesempatan bermain di San Siro membuat Frattesi mulai mempertimbangkan opsi hengkang ke luar Italia sebagai solusi realistis.
Negosiasi Masih Berjalan
Meski demikian, masa depan Frattesi belum sepenuhnya jelas. Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, sebelumnya menyatakan bahwa Frattesi bukan target utama.
Di sisi lain, Inter Milan juga membantah telah menerima tawaran resmi atau permintaan hengkang dari sang pemain.
Namun, laporan lanjutan dari Sky Sport Italia dan Sport Mediaset menyebutkan bahwa komunikasi antara kedua klub terus berlangsung.
Galatasaray bahkan dikabarkan siap mengajukan skema pinjaman senilai 5 juta euro, disertai opsi pembelian permanen sebesar 30 juta euro di akhir musim.
Inter Milan Timbang Risiko
Inter Milan kini berada di posisi krusial. Melepas Frattesi berarti mengurangi kedalaman skuad lini tengah, namun mempertahankannya tanpa jaminan menit bermain juga berisiko bagi perkembangan sang pemain.
Sepanjang musim ini, Frattesi baru mencatat 15 penampilan kompetitif, dengan kontribusi dua assist dan hanya empat kali tampil sebagai starter.
Keputusan akhir terkait masa depannya diperkirakan akan segera diambil, seiring meningkatnya intensitas negosiasi di bursa transfer Januari.