Badminton Bulu Tangkis

Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten TNI Usai Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games 2025

sea games

Atlet angkat besi Indonesia Rizki Juniansyah tak hanya diganjar bonus Rp 1 miliar atas keberhasilannya meraih medali emas SEA Games 2025, tetapi juga mendapatkan kenaikan pangkat dua tingkat di TNI, dari Letnan Dua (Letda) menjadi Kapten.

Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat acara penyerahan bonus atlet SEA Games di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

“Ada atlet kita yang memecahkan rekor dunia, saudara Rizki Juniansyah. Waktu Olimpiade dia mendapatkan medali emas, lalu direkrut ke dalam TNI dengan pangkat Letnan Dua,” ujar Prabowo.

Prestasi Gemilang Berujung Kenaikan Pangkat

Prabowo menjelaskan, prestasi Rizki di SEA Games 2025 dinilai luar biasa karena kembali meraih emas sekaligus memecahkan rekor dunia, sehingga Panglima TNI memberikan penghargaan istimewa berupa kenaikan pangkat dua tingkat.

“Di SEA Games dia mendapatkan medali emas lagi dan memecahkan rekor dunia. Saya dapat laporan Panglima TNI dengan gagah menaikkan pangkat atlet ini dua tingkat,” kata Prabowo yang disambut tepuk tangan meriah para atlet.

“Jadi dari Letnan Dua ke Kapten, karena Anda mengangkat kehormatan bangsa Indonesia di kancah dunia. Terima kasih,” lanjutnya.

Pecahkan Rekor Dunia di Kelas 79 Kg

Rizki Juniansyah tampil dominan di kelas 79 kilogram putra. Ia mencatatkan:

  • Snatch: 160 kg
  • Clean and Jerk: 205 kg
  • Total angkatan: 365 kg

Catatan tersebut bukan hanya memastikan medali emas, tetapi juga rekor dunia, khususnya pada nomor clean and jerk.

Apresiasi untuk Atlet Berkuda yang Bertanding dalam Kondisi Cedera

Selain Rizki, Prabowo juga mengapresiasi sikap heroik atlet berkuda cabang eventing yang tetap bertanding meski mengalami cedera serius.

“Saya dapat laporan salah satu atlet beberapa hari sebelumnya kecelakaan kena tendangan kuda, rusuknya fraktur,” ujar Prabowo.

Atlet tersebut tetap menyelesaikan lomba hingga garis finis meski menahan rasa sakit, bahkan dilaporkan pingsan sesaat setelah menyelesaikan pertandingan.

“Dia bertanding dengan memegang tulang rusuknya dan tidak mau menyerah. Ini semangat yang patut kita hargai,” ucap Prabowo.

Sebagai bentuk penghargaan, atlet tersebut juga langsung mendapatkan kesempatan pendidikan perwira TNI.

Komitmen Negara Menghargai Prestasi Atlet

Kenaikan pangkat dan bonus yang diberikan pemerintah menegaskan komitmen negara dalam menghargai prestasi atlet, tidak hanya secara materi, tetapi juga melalui kehormatan dan jenjang karier.