Lunasport.net – Timnas U23 Vietnam kembali menegaskan kualitas mereka di panggung Asia setelah lolos dramatis ke semifinal Piala Asia U23 2026.
Menghadapi Uni Emirat Arab (UEA) pada babak perempat final, The Golden Star sukses meraih kemenangan 3-2 melalui babak perpanjangan waktu, dalam laga yang berlangsung sengit di Prince Abdullah Al Faisal Sports City Stadium, Sabtu (17/1/2026) dini hari WIB.
Duel Ketat Sejak Babak Pertama
Pertandingan berjalan terbuka sejak menit awal. Vietnam lebih dulu unggul pada menit ke-39 melalui gol Nguyen Le Phat, namun keunggulan itu hanya bertahan tiga menit.
UEA menyamakan skor lewat Ndiaye pada menit ke-42, membuat skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Vietnam kembali memimpin setelah Nguyen Dinh Bac mencetak gol pada menit ke-62. Namun, keunggulan tersebut kembali buyar ketika Al Menhali mencetak gol penyeimbang untuk UEA pada menit ke-68.
Skor 2-2 bertahan hingga waktu normal berakhir dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak extra time.
Gol Penentu di Extra Time
Di tengah kelelahan kedua tim, Vietnam tampil lebih efektif. Pham Minh Phuc menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol pada menit ke-101, sekaligus memastikan Vietnam melaju ke babak semifinal.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan setelah duel ketat selama 120 menit.
Kim Sang-sik: Vietnam Sudah di Level Asia
Pelatih Timnas U23 Vietnam, Kim Sang-sik, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap perjuangan para pemainnya.
“Saya sangat bangga bahwa para pemain telah berusaha sebaik mungkin selama 120 menit. Saya berterima kasih kepada para suporter yang datang ke stadion maupun yang memberi dukungan dari rumah,” ujar Kim, dikutip dari Soha.
Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, Vietnam menunjukkan permainan yang menghibur dan berkualitas.
“Saya percaya tim U23 Vietnam telah menampilkan sepak bola yang berkualitas. Saya sangat bangga dengan para pemain,” katanya.
Kim menegaskan, hasil ini kembali membuktikan bahwa Vietnam sudah mampu bersaing di level tertinggi Asia.
“Pertandingan ini menegaskan satu hal: tim U23 Vietnam mampu bersaing di level Asia. Saya benar-benar bangga pada mereka semua,” sambungnya.
Fisik Jadi Kunci Kemenangan
Kim Sang-sik mengungkapkan bahwa kondisi fisik menjadi faktor pembeda dalam kemenangan Vietnam atas UEA.
“Sebelum extra time, para pemain memang sangat lelah, tetapi saya melihat kondisi fisik kami masih lebih baik dibandingkan tim U23 UEA,” jelas Kim.
Karena itu, ia menginstruksikan anak asuhnya untuk terus menekan dan menyerang.
“Saya meminta pemain tetap menyerang, dan saya sangat senang mereka menjalankan instruksi dengan penuh semangat juang,” tambahnya.
Kim juga mengaku jeli memanfaatkan kelelahan pemain lawan.
“Saya melihat pemain lawan seperti nomor 2 dan 23 mulai kelelahan. Karena itu, saya memasukkan pemain dengan kecepatan dan kekuatan, dan itu terbukti efektif,” ungkapnya.
Bidik Prestasi Seperti 2018
Lebih lanjut, Kim Sang-sik menyinggung peluang Vietnam mengulang pencapaian Piala Asia U23 2018, ketika mereka berhasil melaju hingga partai final.
“Para pemain telah bekerja sangat keras untuk mencapai hasil ini. Kami akan mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi agar bisa menampilkan performa yang lebih baik ke depannya,” tutup Kim.