CEO RB Leipzig, Oliver Mintzlaff, mengungkap fakta penting terkait kontrak Juergen Klopp yang berpotensi mengecewakan sebagian fans Liverpool. Mantan manajer legendaris The Reds itu kini disebut tengah menikmati peran terbaiknya di balik layar bersama Grup RB dan sama sekali belum terpikir untuk kembali melatih dalam waktu dekat.
Kebangkitan RB Leipzig di Bundesliga musim ini tak bisa dilepaskan dari peran strategis Klopp. Meski sempat menelan kekalahan 1-3 dari Bayer Leverkusen, Leipzig kini bertengger di posisi keempat klasemen sementara dan berada di jalur kualifikasi Liga Champions. Capaian ini cukup kontras dibanding musim lalu, ketika Leipzig hanya mampu finis di peringkat kedelapan.
Juergen Klopp resmi bergabung dengan Grup RB sejak Januari lalu sebagai Global Head of Soccer. Peran barunya ini dinilai membawa pengaruh besar terhadap arah pengembangan klub, terutama RB Leipzig yang menjadi proyek utama dalam struktur sepak bola Grup RB.
Peran Strategis Klopp di Balik Layar Leipzig
Oliver Mintzlaff menilai kehadiran Juergen Klopp sebagai salah satu rekrutan terbaik klub, meski tidak melibatkan biaya transfer. Menurutnya, kontribusi Klopp sangat terasa dalam membantu klub melangkah ke level berikutnya, baik dari sisi teknis maupun strategis.
“Ia membantu kami menemukan keseimbangan luar biasa antara dukungan langsung di lapangan dan memberi ruang bagi klub untuk berkembang,” ujar Mintzlaff kepada SPORT Bild.
Mintzlaff bahkan menyebut Klopp sebagai “pembelian raja” tanpa biaya transfer. Klopp disebut rutin berdiskusi dengan para pelatih di seluruh klub yang berada di bawah naungan Grup RB. Berbagai isu teknis hingga strategi jangka panjang dibahas secara berkala dengan masukan yang dinilai sangat bernilai.
Dampak paling signifikan juga terlihat dalam proses perekrutan pemain muda. Kehadiran Klopp saat berbicara langsung dengan calon pemain kerap menjadi faktor penentu yang mengubah dinamika negosiasi dan mempercepat kesepakatan.
Tak Ada Klausul Pelepasan, Klopp Komitmen Jangka Panjang
Mintzlaff memastikan bahwa tidak ada klausul pelepasan dalam kontrak Juergen Klopp. Hal ini menegaskan komitmen jangka panjang Klopp untuk tetap bekerja bersama Grup RB, sekaligus menepis spekulasi mengenai kembalinya ia ke dunia kepelatihan dalam waktu dekat.
“Juergen merasa sangat nyaman di sini. Ia telah belajar banyak bersama kami dan tidak ada klausul pelepasan dalam kontraknya,” tegas Mintzlaff.
Pernyataan ini sekaligus meredam harapan sebagian fans Liverpool yang mungkin mendambakan kembalinya Klopp ke Anfield. Harapan tersebut sempat mencuat di tengah performa The Reds yang belum sepenuhnya stabil di bawah arahan Arne Slot, ditambah dinamika internal tim yang melibatkan bintang mereka, Mohamed Salah.
Fokus Pengembangan Pemain Muda Leipzig
Dalam konteks pembangunan skuad, RB Leipzig juga menegaskan komitmennya terhadap pemain muda. Dua talenta berusia 19 tahun, Assan Ouedraogo dan Yan Diomande, diproyeksikan menjadi bagian penting masa depan klub.
Leipzig disebut hanya akan mempertimbangkan penjualan keduanya jika menerima tawaran yang jauh melebihi nilai pasar. Langkah ini sejalan dengan filosofi pengembangan pemain muda yang selama ini menjadi ciri khas klub.
Masa Depan Timo Werner Mulai Jelas
Di sisi lain, RB Leipzig mulai bersiap menghadapi perpisahan dengan salah satu ikon klub, Timo Werner. Mintzlaff memastikan bahwa Werner akan meninggalkan Leipzig paling lambat pada musim panas 2026, di tengah meningkatnya minat dari klub-klub Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat.
Mintzlaff mengakui bahwa kepergian Werner akan menjadi momen emosional bagi klub. Ia menilai sang penyerang sebagai figur penting yang telah berkontribusi besar lewat gol-gol krusial sepanjang kariernya bersama Leipzig.
Dengan Juergen Klopp yang kini sepenuhnya fokus pada peran strategis di balik layar, RB Leipzig tampak semakin matang sebagai proyek jangka panjang. Sementara itu, bagi fans Liverpool, pernyataan terbaru ini bisa menjadi sinyal bahwa era Klopp di Anfield benar-benar telah menjadi bagian dari sejarah.