Milton Keynes – Oxford United memastikan tiket ke babak keempat Piala FA 2025–2026 usai menyingkirkan MK Dons lewat drama adu penalti. Dalam laga tersebut, penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny tampil krusial sebagai eksekutor penalti pertama bagi Oxford United.
Pertandingan babak ketiga Piala FA antara MK Dons vs Oxford United berlangsung di Stadion MK, Jumat (9/1/2026) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB. Laga harus ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 90 menit dan 30 menit babak tambahan.
Pada babak tos-tosan, Oxford United tampil lebih tenang dan menang 4-3, sekaligus memastikan kelolosan ke fase berikutnya.
Ole Romeny Jalankan Tugas dengan Sempurna
Ole Romeny yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-66 dipercaya menjadi algojo pertama Oxford United dalam adu penalti. Striker kelahiran Nijmegen itu sukses menuntaskan tugasnya dengan sepakan akurat ke gawang MK Dons.
Selain Romeny, tiga penendang Oxford United lainnya, yakni Mark Harris, Myles Peart-Harris, dan Matt Phillips, juga berhasil mencetak gol dari titik putih.
Sementara itu, dua eksekutor MK Dons, Jonathan Leko dan Connor Lemonheigh-Evans, gagal menjalankan tugasnya. Kegagalan tersebut membuat Oxford tak perlu menurunkan penendang kelima.
Sempat Tertinggal Lebih Dulu
Kemenangan ini terasa spesial bagi Oxford United karena mereka sempat tertinggal lebih dulu. MK Dons membuka keunggulan lewat gol Aaron Collins pada menit ke-34, memanfaatkan situasi sepak pojok yang gagal diantisipasi lini belakang Oxford.
Kiper Oxford, Matt Ingram, kemudian tampil gemilang. Ia menggagalkan peluang emas Collins pada menit ke-41 dalam situasi satu lawan satu dengan penyelamatan ujung jari.
Tim tamu yang diasuh pelatih interim Craig Short akhirnya mampu menyamakan skor di awal babak kedua. Gol penyeimbang dicetak Will Lankshear pada menit ke-52 melalui skema lemparan jauh Will Vaulks.
Romeny Nyaris Jadi Penentu di Waktu Normal
Setelah skor imbang, MK Dons terus menekan. Ingram kembali menjadi penyelamat setelah menepis tembakan keras Collins dari dalam kotak penalti.
Ole Romeny hampir membawa Oxford unggul tak lama setelah masuk lapangan. Tembakan melengkungnya dari sisi kiri masih melenceng tipis dari gawang.
Peluang emas kembali didapat Romeny tiga menit jelang waktu normal berakhir. Namun, sepakan volinya berhasil digagalkan kiper MK Dons, MacGillivray, dengan penyelamatan gemilang.
Adu Penalti Jadi Penentu
Skor imbang bertahan hingga waktu normal dan laga berlanjut ke babak tambahan. Di masa extra time, Oxford nyaris mencetak gol lewat tembakan keras Brian De Keersmaecker yang diawali aksi nutmeg Ole Romeny, tetapi bola masih bisa ditepis keluar.
Pertandingan pun akhirnya ditentukan lewat adu penalti. Oxford United tampil sempurna, sementara Matt Ingram menutup performa impresifnya dengan satu penyelamatan krusial di babak penentuan.