Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, melontarkan kritik terhadap pernyataan Bukayo Saka yang menyebut Arsenal saat ini berada dalam kendali perburuan gelar Liga Inggris. Ferdinand menilai klaim tersebut terlalu dini, mengingat pengalaman pahit Arsenal dalam tiga musim terakhir.
Pernyataan Saka muncul usai Arsenal meraih kemenangan tipis 1-0 atas Everton pada laga Liga Inggris akhir pekan lalu, yang mengantarkan The Gunners kembali ke puncak klasemen sementara.
“Kami kembali ke puncak klasemen. Kami tidak terlalu memperhatikan City. Kami tahu jika kami menang setiap minggu, kami akan tetap di sana. Kami memegang kendali,” ujar Saka.
Rio Ferdinand Ingatkan Luka Lama Arsenal
Komentar tersebut rupanya tidak disambut baik oleh Rio Ferdinand. Mantan bek Manchester United itu mengingatkan bahwa Arsenal memiliki catatan kurang manis dalam perburuan gelar beberapa musim terakhir.
“Arsenal pernah berada di posisi teratas lalu kemudian hancur. Apa Saka tidak sadar pernah melewati hal itu dan melihat timnya gagal juara?” sindir Ferdinand, dikutip dari Mirror.
Menurut Ferdinand, pengalaman Arsenal yang kerap kehilangan momentum di fase krusial seharusnya membuat para pemain lebih berhati-hati dalam berbicara.
Manchester City Masih Jadi Ancaman Serius
Ferdinand menegaskan bahwa Arsenal belum sepenuhnya aman, terutama karena Manchester City masih terus mengintai di papan atas klasemen.
“Saya tidak merasa mereka benar-benar memegang kendali. Ada raksasa Manchester City yang sedang menunggu kesempatan,” tegasnya.
Saat ini, selisih poin di papan atas Liga Inggris terbilang sangat tipis. Arsenal memimpin dengan 39 poin, hanya unggul dua poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua dengan 37 poin. Sementara itu, Aston Villa di peringkat ketiga dengan 36 poin juga berpotensi menjadi kuda hitam.
Ferdinand Minta Arsenal Tetap Fokus
Lebih lanjut, Ferdinand menyarankan agar Arsenal menjaga fokus penuh hingga akhir musim dan tidak terjebak rasa percaya diri berlebihan.
“Jika Saka merasa Arsenal memegang kendali saat ini, setelah semua rasa sakit hati yang mereka lalui bersama, saya pikir itu mungkin kata-kata yang salah,” ujar Ferdinand.
Ia menilai bahwa tekanan perebutan gelar Liga Inggris baru akan terasa sesungguhnya di paruh kedua musim, terutama saat jadwal padat dan persaingan semakin ketat.
Perebutan Gelar Masih Panjang
Dengan selisih poin yang sangat tipis dan rival-rival kuat yang terus menempel, perebutan gelar Liga Inggris musim ini masih terbuka lebar. Arsenal memang berada di posisi teratas, namun konsistensi hingga pekan terakhir akan menjadi kunci apakah mereka mampu mengakhiri penantian panjang gelar liga atau kembali mengulang kisah nyaris juara.