Sepak Bola

Rionny Mainaky Ungkap Kondisi Faza Usai Malaysia Open 2026, Alami Gangguan Saraf Mata

Rionny Mainaky

Lunasport.net – Pelatih Kepala Ganda Campuran PBSI, Rionny Mainaky, mengungkapkan kondisi salah satu atletnya, Faza, setelah mengikuti Malaysia Open 2026 yang berlangsung pada 6–11 Januari 2026.

Rionny menyebut keputusan untuk mengistirahatkan Faza diambil demi pemulihan kondisi mata kanannya yang mengalami gangguan serius.

“Keputusan ini saya ambil untuk pemulihan mata Faza sebelah kanan yang kabur dan buram setelah Malaysia Open 2026 kemarin,” kata Rionny dalam keterangan resmi PBSI, Selasa (13/1/2026).

Rionny menjelaskan bahwa Faza telah menjalani pemeriksaan medis setibanya di Indonesia dan direkomendasikan untuk beristirahat total.

“Faza sudah melapor ke dokter dan sudah dilakukan pemeriksaan serta tindakan medis. Lalu direkomendasikan untuk istirahat,” ujarnya.

Hasil Pemeriksaan Medis

Dokter tim PBSI, Hasna HM, memaparkan hasil pemeriksaan yang menunjukkan adanya gangguan serius pada saraf mata Faza.

“Saat di Malaysia Open, Faza mengeluhkan sebelah mata kanannya buram sampai tidak bisa melihat jika hanya menggunakan satu mata,” jelas Hasna.

Setelah kembali ke Indonesia, Faza langsung menjalani pemeriksaan lanjutan. Dari hasil tersebut, ditemukan adanya peradangan pada saraf mata.

“Saat kembali ke Indonesia, Faza langsung diperiksa dan hasilnya ada peradangan di saraf mata dan tekanan bola matanya mencapai 38. Normalnya itu 20 ke bawah,” kata Hasna.

Hasna menambahkan bahwa kondisi tersebut mengarah pada indikasi glaukoma.

“Indikasinya mengalami glaukoma,” ujarnya.

Fokus Pemulihan, Absen Turnamen

Berdasarkan rekomendasi medis, Faza disarankan untuk menjalani masa istirahat guna memulihkan kondisinya secara optimal.

Sebagai informasi, Indonesia Masters 2026 akan digelar di Istora GBK, Jakarta, pada 20–25 Januari, disusul Thailand Masters yang berlangsung pada 27 Januari hingga 1 Februari 2026.

PBSI belum memastikan apakah Faza dapat tampil di dua turnamen tersebut dan akan terus memantau perkembangan kondisi medis sang atlet.