Sepak Bola SPORT

Rumor Maarten Paes dan Joey Pelupessy ke Persib Menguat, Maung Bandung Disebut Paling Komplet di Super League

Maarten Paes

Bursa transfer paruh musim Super League 2025–2026 mulai memanas dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Persib Bandung kembali mencuri perhatian publik sepak bola nasional setelah dikaitkan dengan dua pemain berlabel tim nasional Indonesia, yakni Maarten Paes dan Joey Pelupessy.

Kabar mengenai potensi bergabungnya Maarten Paes dan Joey Pelupessy ke Persib beredar luas dan memicu antusiasme besar di kalangan bobotoh. Jika rumor tersebut benar-benar terwujud, Persib dinilai akan memiliki kekuatan skuad yang sangat komplet untuk bersaing di level domestik maupun Asia.

Pengamat sepak bola nasional, Kesit B Handoyo, menilai kedatangan dua pemain diaspora tersebut akan membuat Persib semakin superior di Super League musim ini. Menurutnya, Maung Bandung sudah tampil sangat dominan dengan komposisi pemain yang ada saat ini.

“Jika benar Persib mendatangkan Maarten Paes dan Joey Pelupessy, kekuatan mereka tentu akan semakin dahsyat. Saat ini saja Persib sudah sangat perkasa dan kembali menjadi kandidat kuat juara Super League,” ujar Kesit kepada Kompas.com.

Maarten Paes sendiri saat ini masih terikat kontrak dengan FC Dallas hingga Desember 2026, sementara Joey Pelupessy tercatat sebagai pemain Lommel SK dengan kontrak berlaku sampai Juni 2026. Meski demikian, rumor transfer keduanya terus menguat dan dinilai bukan sekadar menambah kualitas individu Persib.

Menurut Kesit, kehadiran Paes dan Pelupessy akan memperdalam kedalaman skuad, sesuatu yang sangat dibutuhkan Persib mengingat mereka harus berjuang di dua kompetisi sekaligus pada musim 2025–2026, yakni Super League dan AFC Champions League 2.

“Dengan jadwal padat dan tuntutan performa di dua ajang, Persib jelas membutuhkan banyak opsi pemain. Kedalaman skuad menjadi faktor krusial,” tambahnya.

Dampak Besar bagi Persaingan Super League

Lebih jauh, Kesit menilai masuknya pemain-pemain diaspora yang sebelumnya berkarier di luar negeri turut meningkatkan level persaingan di liga kasta tertinggi Indonesia. Fenomena ini membuat Super League semakin kompetitif dan menarik untuk diikuti.

Sebelumnya, Persib juga telah merekrut Thom Haye dan Eliano Reijnders, sementara klub lain tidak mau kalah. Rafael Struick bergabung dengan Dewa United, sedangkan Jens Raven memperkuat Bali United.

“Menurut saya ini membuat liga semakin menarik, karena kualitas para pemain diaspora tersebut akan benar-benar diuji di Liga Indonesia,” kata Kesit.

Ia menilai sebagian besar pemain diaspora mampu beradaptasi dengan cepat dan memberikan dampak positif bagi klub yang dibelanya. Contohnya, Thom Haye dan Eliano Reijnders yang langsung menjelma menjadi pemain kunci Persib dalam waktu singkat.

“Rata-rata pemain diaspora yang datang ke Indonesia bisa langsung memberi warna dalam persaingan dan kontribusi nyata. Haye dan Eliano adalah contoh yang sangat jelas,” lanjutnya.

Super League Jadi Pilihan Realistis Pemain Diaspora

Di sisi lain, Kesit juga memandang kepindahan pemain diaspora ke Indonesia sebagai bagian dari dinamika karier profesional. Super League bukan sekadar pelabuhan akhir, melainkan panggung baru untuk membuktikan kualitas dan pengalaman mereka.

“Kalau kita jujur, keputusan bermain di Indonesia bisa saja diambil karena di Eropa mereka mulai kesulitan mendapatkan menit bermain, baik karena persaingan ketat maupun faktor usia,” pungkasnya.

Dengan rumor Maarten Paes dan Joey Pelupessy yang terus menguat, Persib Bandung semakin diprediksi menjadi kekuatan dominan di Super League 2025–2026. Jika transfer ini benar-benar terealisasi, peta persaingan liga dipastikan akan semakin panas dan menarik untuk disaksikan.

Berita bola lainnya…